Media Sosial dan Dampak Negatifnya

Tidak selamanya situs jejaring sosial membawa dampak baik kepada para penggunanya. Jika disalahgunakan, situs jejaring sosial bisa menimbulkan masalah yang sangat besar bagi individu-individu tertentu. Anda pasti mengenal macam-macam jejaring sosial seperti facebook, twitter, myspace, dan instagram. Jejaring sosial terbaru yang popularitasnya melesat dengan cepat adalah Pinterest, sebuah situs berbagi gambar.

Dari semua kelebihan yang diberikan, pada kenyataannya jejaring sosial bisa memberikan dampak buruk bagi penggunanya. Berikut beberapa dampak negatif yang ditimbulkan jejaring sosial :

  • Jejaring sosial berbahaya bagi  Anak-anak

Seperti yang kita ketahui bahwa masa kanak-kanak merupakan masa emas pembentukan perilaku seseorang. Ketika anak kecil dibesarkan di lingkungan yang baik, kemungkinan besar mereka menjadi dewasa yang baik pula. Begitu pula sebaliknya, jika dari kecil seorang anak sudah mendapatkan tekanan-tekanan, saat dewasa mereka bisa menjadi pribadi yang mudah tertekan dan tersinggung.

Ketika menggunakan situs jejaring sosial, kita tidak bisa memfilter semua komentar dari pengguna lain. Inilah kekurangannya, karena jika banyak pengguna berkomentar negatif pada sebuah akun, ini akan menimbulkan masalah psikologis bagi si pemilik akun. Terlebih pemilik akun tersebut adalah anak kecil yang masih labil dan mudah terpengaruh.

  • Jejaring sosial bisa menjadi media bullying

Ini juga salah satu dampak negatif jejaring sosial. Anda mungkin pernah mendengar seseorang yang melakukan bunuh diri karena mendapat ejekan dari teman-temannya di jejaring sosial. Kembali ke poin sebelumnya, bahwa situs jejaring sosial hampir tidak memiliki filtrasi. Semua informasi dikirimkan dan diterima dengan begitu mudah, tidak peduli apakah isinya positif atau negatif. Dampak negatif jejaring sosial ini bisa kita antisipasi dengan tidak menggunakannya. Namun, apakah anda bisa hidup tanpa jejaring sosial? Tentu saja bisa, bersosialisasi memang penting, namun lebih penting lagi kita bersosialisasi secara positif.

Bullying bisa terjadi secara sengaja atau tidak sengaja. Sengaja misalnya seseorang yang suka mencari sensasi melalui media online. Ketidaksengajaan misalnya seseorang yang tanpa sengaja menimbulkan kontroversi (misalnya berbagi informasi berbau SARA, dsb). Intinya, jika anda sudah merasa jejaring sosial membawa perubahan negatif pada diri anda, segera berhenti memakainya. Sebaliknya, jika jejaring sosial memberikan banyak dampak positif pada diri anda, anda bisa tetap memakainya.

Kesimpulan

Ada banyak cara untuk menghindari permasalahan yang timbul akibat penggunaan jejaring sosial. Yang paling utama adalah bagaimana cara kita untuk mengontrol diri dan tidak mudah terprovokasi. Berbagai macam jejaring sosial tersedia saat ini, tentunya dibuat dengan tujuan positif. Namun saat jejaring sosial memberikan dampak negatif yang terlalu besar bagi anda, sudah saatnya untuk mengoreksi diri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s