Hidup Hemat Sebagai Solusi Keuangan

belanja

Dari pengalaman selama ini, terbukti bahwa yang menjadi penyebab utama pada masalah pokok finansial adalah sifat boros / konsumtif.

Dapat kita bayangkan seberapa banyak uang yang kita keluarkan setiap bulan untuk keperluan yang tidak mendesak seperti belanja baju baru, tas, ponsel, ipad, tablet pc, jam tangan, internet, dsb. Dan hitung berapa total pengeluaran kita untuk barang-barang tersebut. Jika pengeluaran tersebut jumlahnya sudah lebih dari 50% gaji sebulan, maka kita sudah termasuk orang yang boros.

Pengeluaran sebaiknya sebagian besar dipakai untuk memenuhi kebutuhan primer rumah tangga, seperti belanja bahan makanan, membayar listrik, air, kebutuhan sekolah anak, dsb. Ketika kita tidak mampu mengontrol kebiasaan konsumtif, kita bisa mengalami masalah keuangan di kemudian hari.

Menurut berbagai sumber disebutkan bahwa kunci sukses pengelolaan keuangan adalah hidup hemat. Hidup hemat bukan berarti kita membatasi semua pengeluaran, termasuk untuk kebutuhan pokok. Namun lebih kepada pengeluaran yang tepat guna. Hidup hemat sangat bertolak belakang dengan gaya hidup konsumtif. Oleh sebab itu, jika kita ingin belajar hidup hemat, kita harus belajar menghilangkan sifat konsumtif kita.

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah menetapkan anggaran untuk setiap bulan. Dari total pendapatan bulanan, kita tentukan seberapa banyak untuk memenuhi kebutuhan pokok, dan seberapa banyak untuk kebutuhan sekunder atau memuaskan keinginan pribadi. Kita harus disiplin dalam pembagian ini. Jika pengeluaran sekunder kita sudah melebihi target, maka jangan lagi menambah anggaran. Jika tidak mau disiplin, tentu kita akan kembali ke kebiasaan lama.

Selain faktor dari dalam, faktor lingkungan juga sangat mempengaruhi kemampuan kita dalam mengelola keuangan. Misalnya kita bergaul dengan teman yang konsumtif, secara tidak langsung kita juga bisa terpengaruh. Mungkin saja kita secara tidak sadar mengeluarkan uang di luar agenda bulanan anda. Jika hal ini terjadi, ingat poin sebelumnya yaitu belajar disiplin terhadap anggaran bulanan. Kuatkan diri agar tidak tergoda dengan berbagai jenis penawaran yang bisa mendorong kita kembali ke gaya hidup konsumtif.

Tips hidup hemat lainnya adalah jangan belanja dalam jumlah banyak. Contoh paling sederhana adalah saat belanja bulanan. Catat semua kebutuhan pokok sebelum berangkat ke supermarket. Usahakan agar perhitungan anda tepat untuk mencukupi kebutuhan selama sebulan. Jika kita memerlukan tisu 10, belilah 10, jangan membeli 20. Begitu pula dengan kebutuhan lainnya, harus sesuai dengan kebutuhan bulanan.

Belajar hidup hemat sebaiknya dilatih sedini mungkin. Ketika anda sudah bisa memantapkan diri untuk hidup hemat, keuangan anda pasti menjadi lebih teratur.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s